7 Tips Memilih Ikan Discus Agar Tidak Salah Beli

Ikan discus (Symphysodon spp.) merupakan salah satu ikan air tawar dari kerabat Cichlidae yang saat ini banyak dipiara di akuarium. Ikan ini berawal dari sungai Amazon, akan tetapi saat ini sudah menyebar ke berbagai negara di belahan dunia sebagai ikan piaraan yang cukup populer. Bentuknya yang unik dan warnanya yang cantik menjadi daya pikat tersendiri.

Ketenaran ikan discus juga sampai di Indonesia. Cukup banyak penggemar ikan hias yang mulai melirik ikan satu ini, terutamanya mereka yang tinggal di lingkungan perkotaan. Ikan discus termasuk ikan yang harganya cukup mahal. Untungnya perawatan ikan discus tidak begitu sulit. Anda hanya perlu memastikan keadaan air dan kualitas pakan terbaik supaya ikan discus yang dipiara bisa hidup secara baik.

Spesial buat Anda yang mulai tertarik dengan ikan discus dan pengin memeliharanya di akuarium, Anda dapat beli benih ikan ini di toko ikan terdekat. Nah, agar tidak salah beli, pastikan Anda membaca tips-tips di bawah ini ya kawan. Cekidot!

  1. Ikan discus yang baik memiliki warna yang cerah, tidak pucat. Di sekujur badan ikan itu juga tidak ada selaput lendir yang berlebih.
  2. Perhatikan sisik ikan yang melekat dibagian badannya. Upayakan Anda pilih ikan discus yang mempunyai sisik yang bersih, tidak mengelupas, dan tidak berbintik-bintik putih.
  3. Ikan discus memiliki sirip yang komplet, bersih, dan imbang. Sangat tidak dianjurkan membeli ikan yang mempunyai abnormalitas di bagian siripnya.
  4. Cobalah mengecek mata ikan discus. Ikan discus yang unggul pastinya memiliki mata yang bening, tidak berselaput, dan tidak mempunyai bintik putih. Pastikan pula mata ikan tidak mencolok keluar.
  5. Ikan discus semestinya mempunyai bentuk badan yang ideal (gepeng), tidak terlalu gemuk, pun tidak terlalu kurus.
  6. Gaya renang ikan discus yang bagus terlihat teratur, tenang, dan memiliki irama. Insang-insangnya nampak buka dan tutup secara bersama. Berbeda dengan Ikan discus yang sedang depresi umumnya berenang secara tidak teratur.
  7. Corak pada ikan discus lumrahnya muncul ketika panjang badannya lebih dari 2 inch. Bila Anda mendapati ikan discus yang memiliki ukuran kurang dari 2 inch tapi telah bercorak bagus, Anda perlu bertanya curiga, sebab bisa jadi ikan tidak tumbuh alami.

Nah, selain  membeli ikan discus yang masih beni, Anda bisa juga membeli langsung indukan yang sudah berusia dewasa. Bahkan kelebihannya, Anda bisa membudidayakannya. Karena pada realitanya, memelihara ikan discus berpeluang menjadi bisnis terbaik loh.

Membesarkan sendiri calon induk dari kecil ialah langkah paling ideal, tapi harus menanti cukup lama. Jalan keluarnya, Anda menyatukan ke-3 langkah ini. Belilah pasangan yang telahterjalin dalam periode singkat dan persiapkan calon induk yang telah masak kelamin untuk periode menengah. Untuk periode panjang, Anda bisa membeli ikan discus yang memiliki ukuran 1—2 inch untuk dibesarkan sendiri kurang lebih 50—100 ekor.

Setelah ikan discus memiliki ukuran kurang lebih 3 inch, mulailah untuk melakukan penyeleksian mana yang hendak dibesarkan, sedangkan sisanya bisa dijual. Bila discus telah memiliki ukuran 4 inch, dipilah satu kali lagi mendapatkan indukan terbaik untuk dilakukan perjodohan.

Nah kawan, demikianlah artikel seputar tips memilih ikan discus. Dengan memilih ikan discus yang tepat, tentu kepuasan hati dan batin akan Anda dapatkan. Selain itu, dengan bibit terbaik, Anda akan memiliki indukan terbaik juga untuk budidaya.